Mencegah Paru-paru Basah

by

PASTI banyak di antara kita yang memiliki ruang santai dengan karpet yang menghampar sehingga kita sering tertidur dengan hanya beralaskan karpet bahkan tidur di lantai. Bahkan banyak juga yang masih menggunakan kasur langsung beralaskan lantai. Sebaiknya bagi yang memiliki kebiasaan tidur seperti di atas harus mulai waspada jika merasakan gejala sering sesak napas, batuk- batuk berdahak, dan nyeri dada. Bisa jadi gejala itu adalah tanda-tanda paru-paru basah. Bagi yang belum mengalami gejala di atas, sebaiknya ganti cara istirahat tidurnya. “Sebaiknya gunakan ranjang yang agak tinggi karena ranjang yang tinggi akan menghindarkan dari menghirup uap air yang berasal dari lantai. Namun bagi yang sudah merasakan gejala di atas, berhati-hatilah dan segera periksa ke dokter,” kata dr Zen Ahmad.

Biasanya seseorang yang dinyatakan menderita paru-paru basah akan menjalani terapi hingga 6 bulan. Bila benar dinyatakan menderita paru-paru basah, atau merasa mengalami gejala sesak napas, batuk dan sebagainya, Prof dr Hembing menyarankan cara herbal untuk pengobatan. Misalnya, daun Pegagan dan daun Sambiloto. Herbal ini terbukti mampu membantu penyembuhan paru- paru basah. Biasanya pengaruh yang dirasakan pertama adalah hilangnya rasa sesak napas dan nyeri pada dada. (sin)

sumber: Sriwijaya Post

Tag: , ,

2 Tanggapan to “Mencegah Paru-paru Basah”

  1. kejul'z Says:

    ‘trimkzi atas
    informsi’a
    sy jdi tahu sbrpa bhya pnykit pru2 bsah sy ini

  2. Mahogany Furniture Says:

    makasih om infonya..saya sering tiduran dilantai maahan karna udara yg gak tahan panasnya..steah mmbaca artikel ini sya jadi tahu dan paham,,makaish om infonya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: