KEMATIAN BAYI dan POLUSI UDARA

by

Dr. Reinhard Kaiser dari Institute of Social and Preventive Medicin, Basel, Swiss menghubungkan kematian bayi di beberapa kota besar di Amerika dengan polusi udara di sana. Penelitian ini menggunakan data dari kematian bayi di Amerika tahun 1997 dan dihubungkan dengan pengamatan polusi udari di Baltimore, Chicago, Detroit, Houston, Los Angeles, New York, Philadelphia dan Seattle.

Dr. Kaiser meneliti partikulat debu dengan dimeter 10 mm (PM10). Debu dengan diameter kurang dari 10 mm (PM10) ini dapat mengakibatkan gangguan pernapasan secara keseluruhan dan dapat berakibat fatal pada bayi.

Dari penelitian tersebut diperlihatkan bahwa 9% kematian bayi usia 1-12 bulan kemungkinan berhubungan dengan polusi udara dengan debu berukuran kurang dari 10 mm (PM10). Data menunjukkan bahwa rata-rata kematian bayi di delapan kota tersebut sekitar 250 per 100.000 kelahiran hidup. Dr. Kaiser mengatakan bahwa masyarakat maupun para ahli kesehatan sebaiknya lebih memperhatikan polusi udara yang tidak saja membahayakan bagi orang lanjut usia dan rentan, tetapi juga berbahaya bagi bayi. Penelitian ini akan dilakukan di berbagai kota lain dan dengan partikulat yang lebih kecil lagi diameternya. “Sebab, dengan partikulat debu yang lebih kecil, tampaknya lebih membahayakan saluran pernapasan,” ujar Dr. Kaiser.

Sumber : AyahBunda

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: