Arsip untuk Oktober, 2007

Polusi Udara Picu Kanker Paru

Oktober 26, 2007

Jakarta,Kompas
ANDA yang hidup di kota-kota besar Indonesia tampaknya harus lebih sering berlibur ke kawasan yang udaranya masih bersih. Soalnya, hasil penelitian terbaru menunjukkan, mereka yang terpapar polusi udara jangka panjang-terutama jelaga yang dikeluarkan oleh industri dan knalpot kendaraan-meningkat risikonya terkena kanker paru. Paparan polusi udara ini sama bahayanya dengan hidup bersama seorang perokok dan terkena asapnya setiap hari.

Hasil penelitian Universitas Brigham Young dan Universitas New York yang dimuat jurnal The American Medical Association itu, seperti yang dikutip MSNBC. com, melibatkan data kesehatan 500.000 penduduk urban sejak tahun 1982-1998. Para peneliti juga menganalisa data polusi udara tahunan di lebih dari 100 kota tempat responden tinggal.

Kanker paru terjadi karena tumbuhnya sel-sel yang tak terkendali di paru-paru. Sel-sel kanker ini tidak hanya menggantikan sel-sel normal, tetapi juga menyebar ke seluruh tubuh. Tidak heran bila kanker paru bisa menyebabkan kematian 90 persen penderitanya dalam dua tahun.

Kanker paru membunuh lebih dari sejuta orang setiap tahunnya, dan saat ini menjadi pembunuh utama pria dan wanita. Rokok yang asapnya banyak mengandung zat-zat karsinogenik (pemicu kanker) merupakan penyebab utama kanker paru. Para ahli menyebutkan, 85-90 persen kasus kanker paru disebabkan oleh rokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif. (lagi…)

TERBEBAS DARI 20 TAHUN SAKIT ASMA

Oktober 9, 2007

Ada seorang teman yang tinggal di Cileungsi, sebut saja Ibu Wiwik. Cileungsi merupakan daerah yang cukup banyak polusi dan debu karena jalannya dilewati banyak truk tanah maupun sampah. Bu Wiwik pernah mengeluh mengenai penyakit asma yang sudah diderita 20 tahun lamanya. Dia sebenarnya orang yang sangat aktif dalam kegiatan masyarakat maupun keagamaan. Karena penyakitnya tersebut, banyak kegiatan dan saat2 penting yang tidak dapat dihadirinya. Sebab apabila sedang kambuh, napasnya sesak dan mengeluarkan bunyi ngiiik…ngiiiik… spt biola katanya :) Padahal sewaktu remaja ia seorang atlet olah raga. Tetapi selama sakitnya ini, Bu Wiwik harus spare uang sekitar 400rb/bln untuk membeli obat dokter. Bahkan pernah gara-gara melihat anaknya bermain kembang api, dia harus opname di rumah sakit seminggu lamanya dengan biaya beberapa juta. Sampai suaminya pernah berkomentar, ‘Ma… lebih enak 400rb dibuat belanja beli-beli yang Mama suka.’ Bu Wiwik pun menjawab ‘Papa mau aku belanjain uang ini, tapi besok aku di-peti-in?’ Begitu bergantungnya dia saat itu dengan obat dokter.
Sampai suatu saat Bu Wiwik dikenalkan alternatif pengobatan ‘terapi udara’ yang sangat alami dan aman karena telah teruji sejak th 1897. Saat pertama kali alat terapi tersebut digunakan, Bu Wiwik sudah merasa napasnya segar. Sampai ketika menjelang sore, Bu Wiwik lupa minum obat asma yang seharusnya sudah dikonsumsi 3 jam sebelumnya. Tetapi karena merasa baik-baik saja, maka sampai malam hari suaminya pun mendukung agar mencoba diteruskan ‘terapi udara’ tanpa minum obat dokter.
2 minggu kemudian Bu Wiwik menceritakan kondisinya yang sudah lebih sehat. Bahkan obat dokter yang seharusnya habis sejak 2 minggu lalu sudah tidak diminumnya sama sekali. Dan sekarang 2 bln lebih Bu Wiwik sudah terbebas dari obat dokter, daya tahan tubuhnya makin kuat hingga pantangan-pantangan spt : makan tape, minum soda, kehujanan semua sudah dilewatinya tanpa keluhan asma lagi.

3 Langkah Basmi Tungau Debu

Oktober 2, 2007

Apakah itu Tungau debu ?

tungau.jpeg

Tungau debu atau dust mite (Dermatophagoides pteronyssinus) merupakan binatang sejenis kutu yang ukurannya sangat kecil, 250 – 300 mikro, sehingga tidak kasat mata. binatang ini baru terlihat di bawah mikroskop dengan pembesaran setidaknya 20 kali. bentuk badannya lonjong dengan kaki berjumlah 8 buah.
Hewan mikroskopis ini diembel-embeli kata DEBU dibelakang namanya, karena ia memang hidup di dan dari debu. debu sendiri sebenarnya adalah tumpukan dari bermacam-macam partikel yang berasal dari sel kulit mati, rontokan bulu hewan peliharaan, remah-remah roti, spora jamur, dll. serpihan kulit adalah makanan favorite tungau debu.

Kotoran-kotoran yang dikeluarkan oleh tungau debu banyak mengakibatkan penyakit asma. Cara terbaik membasmi tungau debu adalah dengan langkah-langkah berikut